Rumah sakit layanan prima Singkawang semoga dipertahankan ~ Pengalaman Pribadi Pasti ke Singkawang

Translate

Jumat, 03 Mei 2019

Rumah sakit layanan prima Singkawang semoga dipertahankan

Perawatan gigi anak saat ini adalah pertemuan yang ke 4 di tanggal 3 Mei 2019 dengan dokter gigi.
Layanan prima bisa didapat di rumah sakit ini

Seperti biasa pagi harinya setelah mengantar anak bontot ke sekolah, istri segera antri nomor untuk pertemuan jam praktek poli gigi di rumah sakit (rumkit) jam 17:00 nanti.

Saat tiba di rumah sakit jam 07:30 Wib.

Kebetulan hari ini istri agak kesiangan untuk antre karena ada acara gladi resik si bontot wisuda pada TK nya, dan istri mendapat nomor antrean >130.

Seperti tulisan sebelumnya, kunjungan ke rumah sakit untuk antrean sebaiknya kita mengunjungi rumkit pada jadwal seperti ini.

Istri mengabarkan via WhatsApp masalahnya baru antrean >30 sekitar pukul 08:00 dan penulis mulai pesimis kalau tidak akan kebagian jadwal kunjung dokter poli gigi seperti cerita pada pertemuan sebelumnya di blog ini yang sangat menyesakan dada.

Penulis menyarankan untuk segera bertanya pada petugas jaga, apakah saat ini antrean dokter poli gigi sudah pada posisi berapa banyak pasien yang terdata masuk untuk dokter praktek  jam 17:00 nanti dan bila tidak memungkinkan segera pulang saja sebaiknya.

Kebetulan istri saat itu harus berbagi badan karena disatu sisi anak perlu didampingi saat gladi resik di salah satu gedung sekolah yang telah dibooking TK nya untuk kegiatan wisuda besok harinya.

Maksud penulis tidak lain agar istri penulis tidak sia-sia menunggu, percuma bila nanti berakhir mendekati gilirannya, tiba-tiba kertas layanan keluar mengabarkan bahwa poli dokter gigi sudah penuh dengan sangat tidak manusiawi.

Seperti kejadian sebelumnya.

Sekitar dua jam menunggu atau tepatnya jam 09:30, alhamdulilah kebagian antrean.

Yang sangat disyukuri kali ini, loket layanan pasien aktif 4 orang dan pelayanan sangat cepat serta ramah.

Dua jam menunggu segera sirna mendapatkan layanan yang prima.

Pada penulisan form pada kotak pilihan yang tergolong kecil, petugas siap membantu dengan baik, alhamdulilah sepertinya pelayanan rumkit mulai prima.

Malamnya penulis datang bersama anak, dikarenakan no >10, penulis berinisiatif datang setelah bagda magrib.

Kembali lagi penulis merasakan kemudahan, tidak sampai 5 menit menunggu, nomor antrean kebetulan pada gilirannya.

Sekitar 10 menit mendapat rawatan, dokter poli gigi mengarahkan ke counter untuk memberikan berkas di input oleh petugas.

Tidak lama berselang, petugas mengarahkan untuk ke kasir.

Sekitar 10 menit menunggu, nama anak penulis dipanggil melalui pengeras suara.

Tertulis lembar tagihan senilai Rp. 231,400,- beserta kartu asuransi diarahkan untuk menuju ke loket sebelahnya untuk mengambil obat.

Kembali lagi, layanan prima cepat dari loket obat memberikan 2 botol obat penghilang rasa nyeri dan antibiotik disertai petunjuk pakai, tidak perlu mengantre.

Ternyata obat untuk nomor antrean, sudah disediakan oleh layanan farmasi obat.

Sampai pada parkiran motor, petugas sigap mengeluarkan kendaraan dan menyapa anak penulis dengan menyampaikan suatu cerita.

Wow...hari yang indah buat penulis.

Inilah rumah sakit, layanan prima dan membuat penulis sangat berkesan.

Semoga, hal ini bukan hanya kebetulan.

Semoga memang semuanya telah berubah memperbaiki layanan yang sudah semestinya.

Terimakasih Rumah Sakit Santo Vincentius.

Terimakasih Pemerintah Kota Singkawang.

Pasti ke Singkawang, memiliki harapan cerah untuk kota kita tercinta. (*)

Terima kasih telah mampir dan membaca.
Jika ini bermanfaat, silahkan bagikan ke orang terdekatmu dan jangan lupa LIKE fanspage ini untuk mengetahui informasi menarik lainnya di Singkawang Kota Kite.

0 komentar:

Posting Komentar