Reformasi Birokrasi Bersama Tjhai Chui Mie ~ Pengalaman Pribadi Pasti ke Singkawang

Translate

Minggu, 09 Juni 2019

Reformasi Birokrasi Bersama Tjhai Chui Mie

Percepatan pembangunan infrastruktur dan perbaikan tata kelola pemerintahan menjadi landasan utama bagi keseluruhan pelaksanaan program pembangunan ekonomi dan sosial yang hasil akhirnya adalah peningkatan kesejahteraan rakyat, itulah kutipan kata Sutarmidji gubernur Kalimantan Barat pada pidato pertamanya menjadi orang nomor satu di Kalimantan Barat (10/9).
Pejabat masuk dan keluar kotak
Ilustrasi: Masuk dan keluar kotak?

Dikaitkan pula pada wawancara Sutarmidji gubernur Kalimantan Barat dengan Kompas TV yang diupload tanggal 14 Desember 2018 di media sosial bertemakan Komponen Reformasi Birokrasi dengan keadaan Kota Singkawang saat ini Kota Singkawang terkesan masih tidak seirama dengan Reformasi Birokrasi Gubernur yang memiliki banyak prestasi selama menjadi kepala daerah itu.

Sutarmidji membahas pejabat yang menjabat tidak sesuai kompetensinya, sehebat-hebat dan sepintar apapun kalau tidak sesuai kompetensi pasti hasilnya sangat buruk.

Ia menyinggung salah satu hal yang berlawanan dengan Reformasi Birokrasi dimana seorang bergelar Sarjana Hukum diminta mengurus jembatan, jalan, drainase. Apa yang mereka tahu. Pantaslah dua tiga hari jalan sudah rusak.

Point Reformasi Birokrasi salah satunya adalah The Right Man On The Right Place, harusnya baperjakat itu meneliti latar belakang pendidikan sesuai dengan keilmuannya.

Sutarmidji mengatakan akan mengganti 48 pejabat tidak sesuai keilmuannya.

Di bidang pendidikan, Sutarmidji berhasil diganjar penghargaan "Ki Hajar Award"

Dibidang kesehatan, Sutarmidji melakukan inovasi pelayanan tanpa kelas yang berahasil mendapat penghargaan Entrepreneur Award 2017.

Sutarmidji membuat Kota Pontianak menjadi laboratorium Inovasi di Indonesia, dan berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Top 99 Inovasi Pelayanan Publik se-Indonesia.

Dua kali Pemkot Pontianak mendapat penghargaan Inovasi Administrasi Negara (INAGARA) dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia.

Penulis yang juga seorang ketua DPD Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat Kota Singkawang mendorong kebijakan pemerintah dan berharap kepada Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie untuk setidaknya bisa mengikuti Reformasi Birokrasi dari seorang gubernur berprestasi tanpa sungkan dengan memulainya pada The Right Man On The Right Place kepala dinas strategis yang ada di Kota Singkawang demi kesejahteraan warga Singkawang.

Penulis masih melihat kota Singkawang untuk ini belum berjalan di bawah pimpinan Tjhai Chui Mie, entah apa yang dilandasi sehingga seolah-olah Kota Singkawang tidak memiliki banyak kepala dinas yang kompitible sesuai dasar keilmuannya.

Hal ini pastinya dengan adanya penegasan dari gubernur Kalimantan Barat diatas dan dikaitkan pada pejabat yang ada di kota Singkawang membuat preseden buruk untuk Kota Singkawang bila kedepannya pejabat pilihan Walikota Tjhai Chui Mie tersebut tidak dapat menunjukan hasil kinerja yang baik.

Bila ada kesempatan kedepan penulis akan menginventarisir siapa saja kepala dinas kota Singkawang pada pimpinan Tjhai Chui Mie yang tidak sesuai dengan dasar keilmuan pendidikannya.(*)

Terima kasih telah mampir dan membaca.
Jika ini bermanfaat, silahkan bagikan ke orang terdekatmu dan jangan lupa LIKE fanspage ini untuk mengetahui informasi menarik lainnya di Singkawang Kota Kite.

0 komentar:

Posting Komentar